Skrillex dan Evolusi Musiknya Dari Dubstep Brutal hingga Eksperimen Elektronik

A
Afi
Skrillex dan Evolusi Musiknya Dari Dubstep Brutal hingga Eksperimen Elektronik
  • Scary Monsters and Nice Sprites
  • Bangarang
  • First of the Year (Equinox)
  • Rock n' Roll (Will Take You to the Mountain)

menjadi bagian penting dari fase awal skrillex.

Di sinilah muncul fenomena menarik. Bagi sebagian pendengar elektronik lama, suara skrillex dianggap terlalu jauh dari dubstep Inggris yang lebih minimal dan atmosferik. Tetapi bagi pendengar baru, justru suara tersebut menjadi pintu masuk pertama mereka ke dunia bass music.

skrillex akhirnya bukan hanya mengikuti perkembangan EDM. Ia ikut membantu membentuk suara EDM pada awal 2010-an. Scary Monsters and Nice Sprites bahkan menjadi salah satu rilisan yang membantu membuat dubstep semakin dikenal oleh pendengar mainstream.

Dari suara brutal menuju musik yang lebih luas

Setelah mencapai popularitas besar, sebenarnya skrillex bisa saja melakukan hal yang sangat mudah: membuat lagu yang terdengar seperti Scary Monsters and Nice Sprites berkali-kali.

Namun ia tidak memilih jalan tersebut.

Musiknya mulai melebar ke berbagai arah. Ada elemen electro house, trap, moombahton, hip-hop, dancehall, pop, hingga berbagai bentuk bass music. Perubahan tersebut bisa terdengar melalui proyek-proyek kolaborasinya maupun rilisan solonya.

Salah satu contoh paling jelas adalah Jack Ü, proyek bersama Diplo.

Bersama Diplo, skrillex membuat musik yang jauh lebih terbuka terhadap struktur pop dan vokal. Lagu Where Are Ü Now bersama Justin Bieber menjadi contoh penting bagaimana produksi elektronik yang berasal dari dua produser besar bisa bertemu dengan pop mainstream.

Menariknya, keberhasilan lagu tersebut tidak membuat skrillex kehilangan identitasnya sebagai produser elektronik. Justru dari sini terlihat bahwa ia mulai memahami bagaimana sound design yang ekstrem bisa ditempatkan dalam struktur lagu yang lebih mudah diterima.

Recess: skrillex mulai keluar dari bayang-bayang dubstep

Pada 2014, skrillex merilis album studio pertamanya, Recess.

Album ini penting karena memperlihatkan bahwa skrillex tidak ingin selamanya dikenal hanya sebagai "orang yang membuat drop dubstep".

Di Recess, kita bisa menemukan berbagai pendekatan produksi. Bass music masih sangat terasa, tetapi terdapat pula pengaruh trap, electro, reggae, dancehall, hingga pop.

Dengan kata lain, skrillex mulai memperlakukan genre bukan sebagai batas, tetapi sebagai bahan baku.

Cerita Lainnya

After-Read Selection

Sonic Cosmic.

Eps: The Great Transition

Listen Cosmic