Stay Connected

© 2026 Secrita Hub. All Rights Reserved.

Populer.

"Queen Of The South": Bagaimana The Panturas Meracik Mitos Pantai Selatan Jawa dalam Balutan Musik Rock?
musik

"Queen Of The South": Bagaimana The Panturas Meracik Mitos Pantai Selatan Jawa dalam Balutan Musik Rock?

The Panturas. Mendengar namanya, bayangan kita langsung tertuju pada musik surf rock yang "ugal-ugalan," berenergi, dan identik dengan nuansa pantai utara Jawa. Eits, tunggu dulu. Meskipun band asal Jatinangor ini dikenal lewat lagu-lagu bertema pesisir utara, mereka pernah "berselingkuh" sejenak ke sisi lain pulau Jawa yang jauh lebih misterius, yaitu Pantai Selatan. Hasil perselingkuhan yang indah sekaligus mencekam itu terangkum dalam single fenomenal mereka, "Queen Of The South." Lagu yang dirilis pada tahun 2018 ini bukan sekadar melodi surf rock biasa. Ia adalah ramuan unik dari riff gitar yang meliuk, synth yang menambah nuansa horor, dan lirik yang menyelami salah satu mitologi paling kuat di Nusantara: sosok Ratu Pantai Selatan, atau yang lebih dikenal sebagai Nyi Roro Kidul. Dari Pantai Utara ke Misteri Pantai Selatan Sejak awal kemunculannya, The Panturas—yang terdiri dari Abyan Nabilio (vokal/gitar), Rizal Taufik (gitar), Bagus "Gogon" Patria (bas), dan Surya "Kuya" Fikro Asshidiq (drum)—telah mengukuhkan diri sebagai duta surf rock lokal. Album debut mereka, Mabuk Laut (2018), dipenuhi dengan kisah-kisah pesisir, pelayaran, dan kegelisahan anak muda. Namun, di tengah kancah perairan utara, "Queen Of The South" hadir sebagai anomali yang menarik. Awalnya, lagu ini adalah unreleased track dari sesi rekaman album Mabuk Laut. Dirasa memiliki vibe yang agak berbeda dari lagu-lagu lain yang cenderung lebih cepat dan terang, lagu ini sempat mengendap. Untungnya, Kuya sang drummer meyakini bahwa lagu ini memiliki semangat tersendiri yang wajib dikenalkan ke dunia. Dan benar saja, rilisnya sebagai single tunggal pada November 2018 membuktikan keputusan tersebut tepat. Kenapa tiba-tiba mereka beralih ke Selatan? Kuya pernah menjelaskan bahwa Indonesia, selain kaya alam, juga kaya akan mistisismenya. Dan di antara semua cerita mistis laut, legenda Ratu Pantai Selatan adalah yang paling ikonik dan kuat. Inspirasi ini datang dari keinginan The Panturas untuk mengangkat lokalitas dan mitologi Indonesia ke dalam karya mereka, menciptakan kolaborasi menarik antara fantasi dan musik modern (Medcom.id, 2018). Menelusuri Lorong Kamar 308 dan Baju Hijau: Makna di Balik Lirik Lirik "Queen Of The South" ditulis oleh Abyan Zaki, sang vokalis dan penulis lagu utama. Lagu ini memiliki narasi yang sangat kuat, menceritakan pengalaman seorang pemuda yang awalnya skeptis terhadap mitos Nyi Roro Kidul. Sebuah Eksperimen yang Berujung Kecanduan Lagu dimulai dengan deskripsi tentang pemuda ini yang sengaja pergi ke pantai selatan, nekat mengenakan kaus atau T-shirt berwarna hijau—sebuah pantangan keras yang dipercaya dapat mengundang bencana dan menarik pemakainya ke kerajaan sang ratu. I was going out then, To the south of the sea, With the green tee that they told me not to wear. It didn’t make sense, How did I suppose to believe. Ia merokok di tepi laut, masih tidak percaya pada takhayul kuno itu. Namun, keraguan itu sirna ketika ombak besar datang dan membawanya ke "alam sang ratu." Then the wave came, It took me to your realm. I felt your magic in my vein, Though I doubted you before, I worship you now. Cinta Tak Berbalas dan Adiksi Magis Di bagian selanjutnya, narasi lagu berubah menjadi sebuah pengakuan cinta yang mendalam, bahkan bersifat adiktif. Pemuda itu kini "kecanduan" pada daya magis sang Ratu. Abyan Zaki menjelaskan bahwa lagu ini bercerita tentang cinta tak berbalas seorang pemuda kepada sang Ratu Pantai Selatan dan kecanduannya pada perasaan tersebut (The Display, 2018). I’m addicted now, Yes I’m addicted, to your magic. Cause every time you do it, I feel half dead though I’m alive. Well those sensations, It feels better than the drugs. Rasa yang ditimbulkan oleh "magis" sang Ratu digambarkan lebih kuat dari narkoba, sebuah metafora untuk obsesi yang menghanyutkan. Di bagian paling intim, pemuda ini menyatakan penyerahan diri total, baik jiwa maupun raga, menjadi "boneka" atau pion di bawah perintah sang Ratu. Oh my lady, I will do what you want. Cause yeah you have me, both my body and my soul. Now I’m your puppet, yes your wish is my command. Angka Keramat 308 Salah satu detail lirik yang paling menarik adalah penyebutan "308." 308 I know your room, Now I know where to go! Angka ini merujuk pada Kamar 308 yang sangat terkenal di Hotel Samudera Beach Pelabuhan Ratu. Kamar ini dipercaya secara khusus disediakan dan dijaga untuk Nyi Roro Kidul. Penggunaan detail spesifik ini menunjukkan kedalaman riset dan imajinasi The Panturas dalam meramu mitologi lokal, mengangkat kisah yang sudah ada menjadi urban legend kontemporer. Surf Rock dengan Nuansa Horor ala "Soundtrack Film Jadul" Dari segi komposisi musik, "Queen Of The South" benar-benar berhasil membangun atmosfer misterius dan mencekam, atau yang The Panturas sebut sebagai "sub-genre horor." Jika lagu surf rock biasanya ceria dan upbeat, lagu ini terasa lebih gelap, lambat, dan intens. The Panturas memasukkan unsur synth dan efek-efek yang membuat lagu ini terdengar seperti soundtrack film horor atau crime era 60-an atau 70-an, mirip-mirip dengan B-side dari soundtrack film Barat klasik (The Display, 2018). Pengaruh ini datang dari lagu-lagu seperti "The Night" milik Frankie Valli dan "You're Not The Law" dari The Dead 60's, yang juga memiliki nuansa horor yang dibangun lewat melodi dan efek suara. Paduan antara musik surf rock yang kental dengan sentuhan horor ini membuat "Queen Of The South" tidak hanya enak didengar tetapi juga secara efektif menceritakan narasinya tanpa perlu visual. Video Klip Kocak Bertema Film Horor Jadul Pada Maret 2020, The Panturas merilis video klip resmi "Queen Of The South" yang semakin melengkapi imajinasi liar dari lagu tersebut. Yang menarik, video klip ini dibintangi oleh aktor populer Jefri Nichol. Dengan tema film horor jadul yang sedikit konyol dan atraktif, video ini menampilkan Jefri Nichol dalam balutan cerita yang sureal, termasuk adegan dia mengeluarkan semacam serangan cahaya dari tangannya—sebuah visualisasi yang kocak dan jauh dari kesan seram murni. Kolaborasi dengan Jefri Nichol sendiri terjadi karena kedekatan The Panturas saat mengisi soundtrack film Dreadout, yang juga dibintangi oleh aktor tersebut. Video klip yang diproduksi bersama Gerombolan Struzzo ini berhasil memvisualisasikan keunikan The Panturas: serius dalam musik, tetapi tetap memiliki sisi "ugal-ugalan" dan humor yang khas. Kesimpulan: Warisan Mitos dalam Lensa Modern "Queen Of The South" adalah bukti kecerdasan The Panturas dalam menggabungkan identitas musikal mereka dengan kekayaan budaya Indonesia. Mereka mengambil mitos lokal yang sudah mengakar—legenda Nyi Roro Kidul—dan menyajikannya kembali dalam balutan musik surf rock dengan sentuhan horor yang segar dan modern. Lagu ini tidak hanya mengajak pendengar untuk menikmati melodi yang apik, tetapi juga merenungkan batas tipis antara kepercayaan dan skeptisisme, antara cinta dan obsesi yang menghancurkan, semuanya di bawah naungan ombak dan misteri Pantai Selatan yang abadi. Sumber Informasi: Medcom.id - Refleksi Legenda Ratu Pantai Selatan di Singel Terbaru The Panturas (2018) The Display - Cinta Tak Berbalas dalam "Queen of The South" The Panturas (2018) Kumparan - The Panturas Gaet Jefri Nichol Sebagai Bintang Video Klip Queen of the South (2020) Kumparan - Lirik Lagu The Panturas - Queen of The South Kompas.com - The Panturas Rilis Video Musik Lagu Queen of the South (2020)

Terbaru.