Don't Get Too Close memperlihatkan sisi sonny moore
Kalau quest for fire terasa seperti pernyataan bahwa skrillex masih sangat mencintai musik dance dan bass, Don't Get Too Close memperlihatkan sisi yang jauh lebih personal dan eksperimental.
Album ini bergerak ke wilayah emo, rap, pop, J-pop, hingga elemen musik video game. Daftar kolaboratornya juga menunjukkan betapa luas lingkungan musik yang ingin ia masuki, dari Kid Cudi dan Swae Lee sampai PinkPantheress.
Di sini batas antara skrillex sebagai DJ/produser dan sonny moore sebagai musisi terasa semakin kabur.
Jika dulu identitas skrillex sangat mudah dikenali lewat bass yang brutal, sekarang identitasnya lebih banyak muncul melalui cara ia menyusun suara.
Ia bisa membuat lagu yang sangat keras, tetapi juga bisa membuat bagian yang lembut, melodis, atau bahkan terasa seperti potongan soundtrack.
Jadi, apakah skrillex meninggalkan dubstep?
Jawabannya tidak sesederhana iya atau tidak.
skrillex memang berubah, tetapi bukan berarti meninggalkan akar musiknya.
Justru perkembangan tersebut membuatnya bisa kembali menggunakan elemen dubstep dengan cara yang berbeda.
Pada 2025, misalnya, FCK U skrillex YOU THINK UR ANDY WARHOL BUT UR NOT!! <3* kembali membawa banyak energi dari era awalnya. Proyek tersebut berisi 34 trek dan bergerak sangat cepat antara dubstep, drum and bass, trap, UK garage, serta berbagai eksperimen lainnya. Pitchfork menggambarkannya sebagai semacam kembalinya skrillex ke akar dubstep, tetapi dengan pengalaman musikal yang sudah jauh lebih luas.
Hal ini sebenarnya cukup masuk akal.
skrillex sekarang sudah mempunyai lebih banyak "kosakata" musik dibandingkan ketika ia pertama kali muncul. Ketika kembali membuat dubstep, ia tidak lagi membuatnya dengan perspektif produser muda yang sedang mencari suara.
Ia membuatnya dengan pengalaman bertahun-tahun sebagai produser, DJ, kolaborator, dan musisi.
Yang berubah bukan cuma genre, tetapi cara skrillex membuat musik
Kalau perjalanan skrillex dilihat secara keseluruhan, perubahan paling penting sebenarnya bukan soal apakah ia berpindah dari dubstep ke pop, lalu kembali ke dubstep.
Perubahannya ada pada cara ia memandang musik.
Pada era awal, skrillex dikenal karena sound design yang ekstrem. Bass menjadi senjata utama. Drop menjadi momen yang ditunggu.
Sekarang pendekatannya lebih luas.