Secrita - November 03, 2025 - 12:41 | Secrita
Mengapa Slogan "Skill Is Dead, Let's Rock" Teenage Death Star Begitu Menggema di Skena Musik Indonesia?

Mengapa Slogan "Skill Is Dead, Let's Rock" Teenage Death Star Begitu Menggema di Skena Musik Indonesia?

Secrita

THUNDER BOARDING SCHOOL 

Setelah penantian panjang, Teenage Death Star merilis album penuh kedua mereka, THUNDER BOARDING SCHOOL (meskipun perilisan dan detailnya bisa berubah-ubah, kabar ini selalu dinanti penggemar). Uniknya, untuk beberapa rilisan terbarunya, TDS menggandeng banyak kolaborator dari musisi lain, termasuk nama-nama besar di industri musik Indonesia, untuk mengisi vokal. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dan pengaruh mereka di skena musik, sekaligus konsistensi dalam menciptakan kejutan.

Aksi Panggung yang Selalu Dinantikan

Penampilan live Teenage Death Star adalah esensi dari segala yang mereka anut. Panggung TDS seringkali identik dengan kekacauan, teriakan, dan energi yang meluap-luap.

  1. Kekacauan yang Disengaja: Distorsi gitar yang sumbang, ketukan drum yang tidak terikat tempo, dan vokalisasi yang terdengar seperti teriakan lepas—semua itu adalah bagian dari pertunjukan.

  2. Merusak dan Hura-hura: Sering dilaporkan bahwa penampilan TDS diwarnai dengan rusaknya peralatan panggung, entah itu mikrofon yang bengkok atau gitar yang dibenturkan. Ini bukan sekadar vandalisme, tetapi puncak dari ekspresi energi yang ingin mereka lepaskan.

  3. Filosofi Hura-Hura: Achong pernah berkata, "Hobi kami sebenarnya pesta, keriaan, merusak alat dan kegiatan yang sia-sia, bukan nge-band bukan rekaman." Ini menggambarkan bahwa TDS adalah band yang tidak hanya menjual musik, tetapi menjual pengalaman dan gaya hidup yang urakan, anti-otoritas, dan penuh keriaan.

Penutup: Kenapa TDS Tetap Relevan?

Selama dua dekade lebih berkarya, Teenage Death Star membuktikan bahwa dalam seni, keberanian dan orisinalitas adalah mata uang yang paling berharga. Mereka mengajarkan bahwa untuk menjadi besar, Anda tidak harus menjadi yang "terbaik" secara teknis, tetapi harus menjadi yang paling otentik.

Teenage Death Star adalah simbol perlawanan terhadap aturan yang kaku, sebuah soundtrack sempurna bagi mereka yang ingin melepaskan diri dari tuntutan kesempurnaan. Hingga kini, setiap kali bendera macan purba dengan slogan "Skill Is Dead, Let's Rock" berkibar, kita tahu bahwa pesta, kegaduhan, dan energi rock n' roll yang murni sedang dimulai.

artikel musik lainnya

Mengapa Anjunadeep Explorations Vol. 1 Menjadi Kompilasi Wajib Dengar bagi Pecinta Deep House?

Mengapa Anjunadeep Explorations Vol. 1 Menjadi Kompilasi Wajib Dengar bagi Pecinta Deep House?

Selami koleksi 37 trek yang luas dari pendatang baru…

Apa Arti Roles di Spotify Wrapped 2025? Mengenal Karakter Musikmu Lebih Dalam

Apa Arti Roles di Spotify Wrapped 2025? Mengenal Karakter Musikmu Lebih Dalam

Penasaran dengan arti 10 peran atau roles di Spotify…

“Manusia”: Refleksi Siklus Kehidupan dari Masurai Lewat Nuansa Post-Punk yang Dingin

“Manusia”: Refleksi Siklus Kehidupan dari Masurai Lewat Nuansa Post-Punk yang Dingin

“Manusia”: Masurai Suguhkan Post-Punk Introspektif…