Teardrop – Massive Attack dan Keindahan yang Lahir dari Kehilangan

A
Afi
Teardrop – Massive Attack dan Keindahan yang Lahir dari Kehilangan

Video yang disutradarai Walter Stern menampilkan sebuah janin dalam kandungan yang menyanyikan lirik lagu. Konsepnya sederhana, tetapi visualnya terasa aneh dan sedikit mengganggu.

Janin tersebut bergerak mengikuti vokal Fraser, sementara lingkungan di sekitarnya terlihat seperti ruang biologis yang asing.

Visual tersebut membuat lagu yang sebenarnya sudah misterius menjadi semakin surreal.

Menariknya, video tersebut kemudian menjadi salah satu bagian paling dikenal dari identitas “Teardrop”. The Guardian bahkan menyebutnya sebagai video dengan janin yang melakukan lip-sync terhadap vokal Fraser.

Ada hubungan menarik antara visual tersebut dan tema lagu.

Janin biasanya diasosiasikan dengan kehidupan yang belum dimulai.

Sementara “Teardrop” banyak berbicara tentang cinta, kehilangan, dan sesuatu yang terasa rapuh.

Pertemuan antara dua hal tersebut membuat videonya terasa seperti berada di antara kehidupan dan kematian.

Kenapa “Teardrop” sangat identik dengan House?

Bagi sebagian orang, mungkin pengalaman pertama mendengar “Teardrop” bukan dari album Mezzanine, melainkan dari serial televisi House M.D.

“Teardrop” digunakan sebagai lagu pembuka House, dan penggunaan tersebut membuat lagu massive attack ini dikenal oleh audiens yang jauh lebih luas.

Yang menarik, lagu ini sebenarnya tidak dibuat sebagai theme song untuk serial tersebut.

Ia sudah lebih dulu menjadi salah satu lagu paling dikenal dari Mezzanine sebelum kemudian mendapatkan kehidupan baru melalui televisi. Pitchfork mencatat bahwa “Teardrop” menjadi semacam pop standard yang tidak terduga, sementara The Guardian juga mencatat bagaimana lagu tersebut kemudian digunakan sebagai tema House.

Penggunaan tersebut terasa cocok.

“Teardrop” memiliki atmosfer yang misterius, dingin, dan sedikit klinis. Ketika dipasangkan dengan dunia seorang dokter yang berusaha memecahkan berbagai kasus medis sambil menghadapi konflik personal, karakter lagunya terasa semakin kuat.

Madonna sebenarnya sempat dipertimbangkan untuk menyanyikan lagu ini

Ada fakta menarik lain di balik “Teardrop”.

Sebelum elizabeth fraser menjadi vokalnya, Andrew "Mushroom" Vowles dari massive attack sebenarnya menginginkan Madonna untuk menyanyikan lagu tersebut. Demo bahkan sempat dikirim kepadanya.

Namun Robert Del Naja dan Grant Marshall tidak setuju.

Cerita Lainnya

After-Read Selection

Sonic Cosmic.

Eps: The Great Transition

Listen Cosmic