Kalau membicarakan skrillex dan perubahan musiknya, kita sebenarnya sedang membicarakan perjalanan seorang musisi yang berkali-kali mengubah cara orang mendengar musik elektronik. Nama skrillex memang sangat lekat dengan dubstep, bass berat, drop yang agresif, dan suara elektronik yang terdengar seperti mesin sedang rusak. Namun, perjalanan musik Sonny John Moore tidak berhenti di sana.
Sebelum dikenal sebagai skrillex, sonny moore justru lebih dulu berada di dunia post-hardcore sebagai vokalis From First to Last. Setelah keluar dari band tersebut dan mulai membangun karier solo, ia perlahan menemukan jalur baru melalui produksi musik elektronik. Beberapa tahun kemudian, nama skrillex meledak dan ikut membawa dubstep ke pendengar yang jauh lebih luas.
Yang menarik, skrillex tidak kemudian menghabiskan kariernya dengan mengulang formula yang sama. Justru sebaliknya, semakin lama musiknya semakin sulit dimasukkan ke dalam satu genre.
skrillex dan perubahan musiknya dimulai dari sonny moore
Sebelum ada skrillex, ada sonny moore.
Moore bergabung dengan From First to Last ketika masih sangat muda dan menjadi vokalis band post-hardcore tersebut. Bersama band itu, ia terlibat dalam dua album, Dear Diary, My Teen Angst Has a Bodycount pada 2004 dan Heroine pada 2006. Pada 2007, ia meninggalkan band dan mulai mengejar karier solo.
Periode ini penting karena banyak karakter musik skrillex sebenarnya sudah bisa ditelusuri dari masa tersebut.
Energi punk, vokal emosional, distorsi gitar, struktur musik yang meledak-ledak, dan pendekatan yang tidak terlalu peduli dengan aturan genre kemudian menemukan bentuk baru ketika Moore masuk lebih jauh ke produksi elektronik.
Jadi, perubahan dari vokalis post-hardcore menjadi produser elektronik sebenarnya tidak sesederhana "anak band tiba-tiba jadi DJ". Ada banyak elemen dari musik lamanya yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa elektronik.
Dari dubstep underground menjadi suara skrillex
Nama skrillex mulai benar-benar mendapatkan perhatian besar sekitar 2010 melalui Scary Monsters and Nice Sprites.
Pada masa tersebut, dubstep sebenarnya sudah berkembang di Inggris. Namun skrillex membawa pendekatan yang jauh lebih agresif kepada audiens Amerika dan kemudian dunia. Musiknya sering dikaitkan dengan istilah brostep, terutama karena karakter bass yang sangat keras, synthesizer yang kasar, tempo yang terasa menyerang, dan drop yang menjadi pusat perhatian.
Lagu seperti: