-
Jakarta tidak pernah benar-benar tidur, begitu pula dengan kreativitas para musisinya. Di tengah hiruk-pikuk kota yang sering kali terasa menyesakkan, muncul unit musik yang membawa warna berbeda melalui karya-karya mereka. Salah satu yang belakangan mencuri perhatian adalah Lotus From Jakarta. Melalui rilisan terbaru mereka bertajuk EP Rene, grup ini seolah ingin membuktikan bahwa musik indie lokal masih memiliki kedalaman emosi yang mampu menyentuh sisi paling personal pendengarnya.
Mendengarkan Rene bukan sekadar mendengarkan kumpulan lagu, melainkan seperti mengintip buku harian seseorang yang sedang berusaha berdamai dengan masa lalu sambil menatap masa depan.
Sebelum kita membedah lebih dalam mengenai EP Rene, ada baiknya kita mengenal siapa sebenarnya Lotus From Jakarta. Terbentuk di tengah ekosistem kreatif Jakarta, band ini membawa identitas yang unik. Sesuai namanya, bunga teratai (Lotus) sering diasosiasikan dengan keindahan yang tumbuh dari tempat yang berlumpur. Filosofi ini tampaknya sangat melekat pada cara mereka menciptakan musik.
Genre yang mereka usung tidak bisa dipaku pada satu label saja. Ada sentuhan indie pop, nuansa dreamy, hingga elemen alternative rock yang sesekali muncul. Namun, benang merah dari semua itu adalah kejujuran. Mereka tidak berusaha menjadi sangat megah atau eksperimental hingga sulit dinikmati; mereka memilih untuk menjadi akrab di telinga.
Judul sebuah album atau EP sering kali menjadi pintu masuk utama bagi pendengar untuk memahami isi di dalamnya. "Rene" sendiri memiliki kesan yang singkat, padat, namun menyimpan misteri. Dalam konteks EP ini, Rene seolah menjadi representasi dari sebuah sosok atau fase kehidupan yang penuh dengan kontemplasi.
Secara musikal, EP ini menawarkan perjalanan sonik yang dinamis. Jika kita melihat dari perspektif umum, Rene adalah upaya Lotus From Jakarta untuk mendefinisikan ulang suara mereka. Mereka tidak lagi hanya sekadar "band baru yang mencoba-coba", melainkan sudah memiliki arah yang jelas tentang pesan apa yang ingin mereka sampaikan kepada publik.