Mengupas Tuntas Album Foals Everything Not Saved Will Be Lost Part 2: Mahakarya Rock yang Agresif

S
Secrita
Mengupas Tuntas Album Foals Everything Not Saved Will Be Lost Part 2: Mahakarya Rock yang Agresif

Peran Penting Post-Production

Salah satu rahasia di balik tebalnya kualitas audio dalam rilisan ini adalah kolaborasi mereka di tahap post-production. Mereka mempercayakan proses mixing kepada Alan Moulder, seorang produser legendaris yang identik dengan band-band bersuara raksasa seperti Nine Inch Nails hingga Smashing Pumpkins.

Sentuhan Moulder memastikan bahwa betapapun kasarnya tumpukan fuzz dan distorsi yang dimainkan oleh band, hasilnya tidak akan pernah terdengar sekadar bising yang menyakitkan telinga (muddy), melainkan kebisingan yang memiliki dimensi, ruang, dan kejelasan antar instrumen.

Narasi Lirik: Perlawanan di Tengah Keputusasaan

Secara tematik, lirik yang ditulis Yannis terasa sangat relevan dengan kecemasan global masa kini. Jika di bagian pertama ia banyak bernyanyi tentang ketidakberdayaan menghadapi kerusakan lingkungan dan gejolak sosial, di bagian kedua ini attitude yang ditonjolkan adalah perlawanan tanpa henti.

Lagu seperti The Runner secara eksplisit membicarakan tentang penolakan untuk menyerah meskipun dunia di sekitarmu sedang runtuh. Vokal Yannis terdengar mendesak dan penuh amarah yang terkontrol, selaras dengan aransemen musik yang terus berlari dari detik pertama hingga akhir.

Neptune: Epilog Berdurasi Sepuluh Menit

Cara sebuah band menutup albumnya seringkali menjadi penentu seberapa kuat karya tersebut menancap di memori pendengar. Foals sangat mengerti hal ini. Mereka meracik Neptune sebagai lagu penutup berdurasi panjang yang merangkum seluruh gelombang emosi di dalam album.

Dimulai dengan tempo yang santai, lagu ini secara bertahap berevolusi menjadi badai instrumental yang kompleks. Lagu ini menunjukkan kedewasaan musikal mereka, memadukan gitar psikedelik yang meliuk-liuk dengan teriakan vokal yang membelah padatnya komposisi, sebelum akhirnya memudar dan menyisakan kesunyian yang dramatis.

Eksplorasi mereka di album ini membuktikan bahwa musik dengan raungan gitar dan agresi distorsi masih memiliki tempat yang solid di era modern. Rilisan ini bukan sekadar kumpulan trek repetitif, melainkan sebuah pernyataan sikap artistik dari sebuah kuartet yang sedang berada di puncak kreativitasnya.

Cerita Lainnya

After-Read Selection

Sonic Cosmic.

Eps: The Great Transition

Listen Cosmic