Secrita - October 27, 2025 - 01:15 | Secrita
Mengapa Techno dan Drum & Bass makin naik daun di scene musik elektronik 2025?

Mengapa Techno dan Drum & Bass makin naik daun di scene musik elektronik 2025?

Secrita

Musik elektronik atau EDM (Electronic Dance Music) terus bergerak cepat — baik dari sisi produksi, konsumsi, maupun live-performance. Di 2025, industri ini menunjukkan perubahan yang lebih dalam: bukan hanya genre besar seperti House atau techno saja yang muncul, tapi juga sub-genre yang dulunya niche kini makin mendapat perhatian. Sebuah analisis terbaru menyebut bahwa musik kini “lebih didefinisikan oleh momen, bukan hanya genre”. 
Di sisi festival besar juga terlihat sinyal kuat: di Coachella 2025, musik elektronik mengambil porsi “ hampir empat dari setiap sepuluh penampilan”. 
Penjelasan ini penting karena membantu kita memahami mengapa genre-genre tertentu mulai unggul dan bagaimana pendengar di 2025 memilih musik elektronik.


Tren Umum dalam EDM di 2025

Sebelum membahas genre spesifik, mari kita lihat tren yang membentuk lanskap EDM sekarang:

Inovasi Teknologi dan Produksi

– Penggunaan AI dan generative tools mulai masuk ke workflow musisi elektronik.
– Produksi musik semakin “murah dan mudah”, memungkinkan lebih banyak kreator muncul.
– Format live dan interaktivitas menjadi nilai tambah—bukan hanya lagu yang diputar pasif tapi pengalaman yang dirasakan oleh pendengar. 

Genre-fluida dan Pengaburan Batas

Banyak analisis menyebut bahwa batas antar-genre makin kabur: pendengar sekarang bisa berpindah antar sub-genre dengan cepat, dan produser sering menggabungkan gaya yang berbeda. 

Penekanan pada Energi dan Tempo

Bagian dari tren adalah bahwa genre yang “lebih cepat”, “lebih keras”, atau “lebih intens” mulai mendapat sorotan—seperti tempo tinggi atau drop yang ekstrem.

Dengan memahami tren-umum ini, kita dapat lebih mudah memahami genre EDM mana yang sekarang digemari.


Genre EDM yang Paling Diminati di 2025

Berikut beberapa genre atau sub-genre yang cukup menonjol di tahun 2025:

artikel musik lainnya

Mengapa Slogan "Skill Is Dead, Let's Rock" Teenage Death Star Begitu Menggema di Skena Musik Indonesia?

Mengapa Slogan "Skill Is Dead, Let's Rock" Teenage Death Star Begitu Menggema di Skena Musik Indonesia?

Teenage Death Star, band indie rock Bandung dengan…

Ulasan Musik Terbaru KEXP (15 September 2025): Maruja, Boyish, BRNDA, dan Lainnya!

Ulasan Musik Terbaru KEXP (15 September 2025): Maruja, Boyish, BRNDA, dan Lainnya!

WAJIB DENGAR! KEXP hadirkan ulasan musik terbaru (15…

Mengapa Anjunadeep Explorations Vol. 1 Menjadi Kompilasi Wajib Dengar bagi Pecinta Deep House?

Mengapa Anjunadeep Explorations Vol. 1 Menjadi Kompilasi Wajib Dengar bagi Pecinta Deep House?

Selami koleksi 37 trek yang luas dari pendatang baru…