Secrita
Keunggulan: Turnamen PMPL (PUBG Mobile Pro League) yang besar, variasi map dan mode yang menjaga konten tetap segar. Streamer bisa fokus pada tantangan survival, strategi tim, atau high kill gameplay.
Free Fire dikenal sangat ramah untuk smartphone dengan spesifikasi menengah ke bawah, membuatnya memiliki basis pemain yang jauh lebih besar dan merakyat di berbagai pelosok.
Keunggulan: Komunitas yang sangat aktif, gameplay cepat, dan seringnya kolaborasi dengan artis/selebriti. Streamer bisa menarik penonton dengan giveaway, custom room seru, atau review konten kolaborasi terbaru.
Sebagai pesaing serius MLBB, Honor of Kings yang merilis versi global di tahun 2025 langsung disambut hangat. Game ini membawa gameplay MOBA yang lebih cepat dan grafis berkualitas tinggi.
Keunggulan: Faktor hype sebagai game pendatang baru, potensi konten "perbandingan" dengan MLBB, dan janji ekosistem esports besar dari Tencent.
Meskipun gamer mobile mendominasi, komunitas gamer PC/console di Indonesia memiliki daya beli dan loyalitas yang sangat tinggi. Mereka siap berdonasi demi konten game yang mereka sukai.
Sebagai game FPS taktis 5v5, Valorant telah menjadi salah satu esports PC paling populer, menggantikan CS:GO di banyak kalangan.
Keunggulan: Gameplay yang menuntut skill tinggi, karakter (agent) unik yang bisa jadi bahan roleplay seru, dan turnamen VCT (Valorant Champions Tour) yang selalu jadi sorotan.
Dua game RPG dari HoYoverse ini memiliki komunitas yang unik. Penonton streaming mereka cenderung tertarik pada gacha (pull karakter), lore cerita, dan build karakter.
Keunggulan: Konten gacha yang dramatis (whale vs f2p), art style yang indah, dan update cerita/karakter baru yang rutin. Streamer bisa cuan dari donasi saat sesi gacha.
Game sandbox ini abadi. Streamer bisa menciptakan konten tak terbatas, mulai dari survival santai, roleplay unik, hingga kompetisi building yang kreatif.