Secrita
Pesaing FIFA yang juga memiliki komunitas fanatik. Fokus streaming bisa pada turnamen online atau tips build tim yang efektif.
Keunggulan: Niche yang sangat spesifik dan kompetitif, di mana penonton rela stay lama untuk mempelajari strategi bermain.
Untuk sesekali, Streamer perlu mengikuti hype dari game-game besar yang baru rilis (Triple-A titles) yang menjadi perbincangan global.
Saat game besar baru rilis, semua mata gamer tertuju ke sana.
Keunggulan: Menarik penonton dari luar niche biasa, meningkatkan traffic channel secara drastis saat masa hype awal.
Meskipun perlu riset lebih lanjut mengenai regulasi dan risiko, beberapa Streamer bisa fokus pada game yang memiliki fitur play-to-earn yang menarik perhatian investor muda.
Keunggulan: Menarik penonton yang tertarik pada potensi cuan nyata. Konten yang fokus pada panduan investasi dan farming mata uang game.
Memilih salah satu dari 15 game di atas adalah langkah awal yang baik. Namun, untuk benar-benar untung di tahun 2025, Streamer harus menerapkan beberapa tips berikut:
Konsisten di Game Utama: Pilih 2-3 game utama dari Kategori 1 dan 2, lalu konsistenlah streaming untuk membangun komunitas inti.
Suntik Konten Hype: Sesekali, sisipkan game dari Kategori 3, 4, atau 5 untuk memancing penonton baru dan menjaga channel tetap relevan dengan tren.
Utamakan Interaksi: Komunitas Indonesia sangat menyukai Streamer yang responsif. Selalu tanggapi chat dan donasi. Gunakan platform donasi lokal seperti Saweria atau fitur Super Chat di YouTube untuk memudahkan donasi penonton.
Kolaborasi: Berkolaborasi dengan Streamer lain (baik yang besar maupun yang seukuran) adalah cara tercepat untuk saling bertukar audiens.
Dengan strategi pemilihan game yang tepat dan konsistensi dalam personal branding, peluang seorang Streamer untuk meraup untung dari hobi bermain game di Indonesia tahun 2025 akan terbuka lebar.