-
Tim desain dan data Spotify bekerja sama untuk mengubah angka-angka kering menjadi cerita visual. Misalnya:
Total menit mendengarkan disajikan sebagai pencapaian
Top artist dibuat seperti “peringkat juara”
Mood musik dikemas dengan istilah yang fun dan relatable
Tujuannya bukan hanya informatif, tapi juga emosional. Wrapped ingin membuat pengguna merasa “ini gue banget”.
Walaupun dua orang mendengarkan artis yang sama, hasil Wrapped mereka bisa sangat berbeda. Ini karena Spotify melihat:
Durasi mendengarkan, bukan hanya jumlah lagu
Konsistensi sepanjang tahun
Waktu dan konteks mendengarkan
Seseorang yang memutar satu artis 10 lagu setiap hari selama berbulan-bulan tentu akan punya hasil berbeda dengan orang yang hanya binge-listening seminggu.
Spotify menampilkan data dalam bentuk ringkasan, bukan detail sensitif. Wrapped bersifat personal dan opsional untuk dibagikan. Data yang ditampilkan juga sudah melalui proses agregasi, sehingga tidak menampilkan aktivitas detail per jam atau lokasi spesifik.
Singkatnya, Wrapped dibuat untuk hiburan dan refleksi, bukan untuk membuka data pribadi secara mentah.
Spotify Wrapped bukan hanya soal lagu apa yang paling sering kamu putar. Ia adalah hasil dari proses panjang: pengumpulan data, penyaringan, perhitungan, analisis algoritma, hingga visualisasi kreatif.
Itulah kenapa setiap tahun, meski konsepnya sama, Spotify Wrapped tetap terasa segar dan relevan. Ia mengubah kebiasaan mendengarkan musik menjadi cerita personal yang bisa dikenang — dan tentu saja, dipamerkan dengan bangga. ????