Apakah Deadpool Bakal Menjadi Anggota Resmi Avengers?
Jawabannya kemungkinan besar adalah tidak. Baik Ryan Reynolds maupun para produser Marvel berulang kali menegaskan bahwa pesona utama Deadpool terletak pada statusnya sebagai seorang outsider atau pihak luar.
-
Bukan Seorang Team-Player: Deadpool bekerja paling baik ketika ia bertindak tanpa aturan formal. Menjadikannya anggota resmi Avengers berseragam akan merusak karakteristik uniknya.
-
Peran Sekutu Kunci: Dibanding menjadi anggota penuh, Deadpool lebih cocok hadir sebagai sekutu tak terduga yang muncul di saat-saat kritis. Ia bisa menjadi penghubung antara tim Avengers, Fantastic Four, dan sisa-sisa mutants dari semesta X-Men.
Tantangan Menyeimbangkan Tone Karakter
Pertanyaan terbesar bagi para fans adalah bagaimana cara Marvel mempertahankan gaya humor syur dan kekerasan khas Deadpool dalam film rating PG-13 seperti Avengers.
-
Self-Aware Humor: Deadpool bisa menggunakan keterbatasan rating PG-13 tersebut sebagai bahan lelucon di dalam film, misalnya mengeluh karena kata-kata kotornya terus di-bleep.
-
Keseimbangan Porsi Layar: Pengadeganannya tidak harus mendominasi seluruh film. Kemunculan cameo berkualitas atau peran pembantu di babak kedua dan ketiga sudah cukup untuk memuaskan dahaga penonton tanpa mengganggu fokus utama pada ancaman Doctor Doom.