-
Pemisahan Instrumen: Anda bisa membedakan setiap dentingan senar gitar, pukulan simbal, dan desahan napas vokalis dengan lebih jelas.
-
Kedalaman Suara (Soundstage): Musik terasa lebih luas, tidak hanya menempel di telinga, seolah-olah Anda berada di tengah-tengah konser.
-
Transparansi & Kejernihan: Suara menjadi lebih bersih, tanpa noise atau digital artifacts yang terkadang muncul akibat kompresi berlebihan.
Mengupas Ekspektasi Terhadap Spotify Platinum
Jadi, kembali ke pertanyaan awal: Sebagus apa lossless-nya Spotify Platinum nanti?
Berdasarkan rumor dan laporan yang beredar—meski belum ada pengumuman resmi—Spotify Platinum diharapkan dapat menandingi kualitas yang ditawarkan oleh pesaing seperti Apple Music (Hi-Res Lossless) atau Tidal (Tidal HiFi).
Kualitas yang Paling Mungkin Ditawarkan
Target minimal yang harus dicapai Spotify Platinum adalah kualitas setara CD, yaitu 16-bit pada sampling rate 44.1 kHz. Inilah standar minimal untuk menyebutnya sebagai "lossless" atau HiFi.
Beberapa laporan bahkan berspekulasi bahwa Spotify mungkin akan menawarkan opsi Hi-Res Audio atau Audio Resolusi Tinggi (24-bit/96 kHz atau bahkan 24-bit/192 kHz). Namun, ini masih spekulasi. Kualitas setara CD saja sudah merupakan game changer bagi Spotify.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan
Penting untuk diingat, merasakan manfaat penuh dari audio lossless tidak semudah sekadar berlangganan paket baru. Ada beberapa faktor lain yang memengaruhi:
1. Perangkat Keras (Hardware)
-
Headphone/Speaker: Headphone atau earphone standar mungkin tidak mampu mereproduksi detail lossless dengan baik. Anda memerlukan perangkat yang dirancang untuk audio resolusi tinggi, sering kali ditandai dengan label "Hi-Res Audio".
-
DAC Eksternal: Untuk mencapai kualitas Hi-Res penuh (24-bit/96 kHz ke atas), Anda mungkin memerlukan DAC (Digital-to-Analog Converter) eksternal untuk memproses file berukuran besar tersebut tanpa hambatan.