Secrita - December 15, 2025 - 03:56 | Secrita
Benarkah Spotify Platinum Sehebat Itu? Mengupas Tuntas Kualitas Audio Lossless

Benarkah Spotify Platinum Sehebat Itu? Mengupas Tuntas Kualitas Audio Lossless

-

Selama bertahun-tahun, Spotify telah menjadi raja tak terbantahkan dalam dunia streaming musik global. Layanan ini menawarkan jutaan lagu dalam genggaman, kemudahan akses, dan algoritma rekomendasi yang sulit ditandingi. Namun, di balik semua kenyamanan itu, ada satu aspek yang selalu menjadi "PR" besar bagi Spotify, terutama di mata para audiophile sejati: Kualitas Audio.

Mayoritas pengguna Spotify Premium saat ini menikmati lagu dengan bitrate maksimum 320 kbps, menggunakan format Ogg Vorbis. Angka ini sebetulnya sudah jauh di atas kualitas standar, bahkan sudah sangat memuaskan bagi mayoritas telinga. Namun, format ini tetaplah tergolong lossy, yang berarti ada data audio yang dikompresi dan 'dibuang' untuk menjaga ukuran file tetap kecil dan nyaman untuk streaming.

Nah, inilah mengapa rumor mengenai Spotify Platinum—atau sering juga disebut Spotify HiFi—menjadi perbincangan hangat. Paket baru ini dijanjikan membawa upgrade paling signifikan dalam sejarah Kualitas Audio Spotify: Audio Lossless atau yang juga dikenal sebagai HiFi (High Fidelity).

Apa Itu Audio Lossless dan Mengapa Kualitasnya Penting?

Sebelum kita terlalu jauh memuji Spotify Platinum, mari kita pahami dulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan audio lossless.

Audio Lossy vs. Lossless: Perbedaan Mendasar

Bayangkan Anda sedang memfotokopi dokumen penting.

  • Audio Lossy (Contoh: MP3, Ogg Vorbis): Ini seperti memfotokopi dokumen, lalu Anda membuang beberapa kata atau kalimat yang dianggap "tidak terlalu penting" agar salinan Anda lebih cepat dan kecil. Informasi yang hilang ini tidak bisa dikembalikan. Inilah yang terjadi pada streaming standar (320 kbps). Kualitasnya bagus, tapi bukan rekaman aslinya.

  • Audio Lossless (Contoh: FLAC, ALAC, CD Quality): Ini seperti Anda memfotokopi dokumen tersebut dan menyimpannya dalam zip file atau folder terkompresi. Ukurannya jadi lebih kecil, tetapi ketika Anda membukanya (unzip), semua data aslinya (setiap kata dan kalimat) akan kembali utuh 100%. Audio lossless menawarkan kualitas setara dengan CD (16-bit/44.1 kHz) atau bahkan lebih tinggi.

Dampak Kualitas Audio pada Pengalaman Mendengar

Dalam audio lossless, bitrate bisa mencapai 1411 kbps atau lebih. Peningkatan ini bukan sekadar angka. Kualitas HiFi memungkinkan telinga Anda mendengar detail yang sebelumnya hilang:

artikel musik lainnya

Ulasan Musik Terbaru KEXP (15 September 2025): Maruja, Boyish, BRNDA, dan Lainnya!

Ulasan Musik Terbaru KEXP (15 September 2025): Maruja, Boyish, BRNDA, dan Lainnya!

WAJIB DENGAR! KEXP hadirkan ulasan musik terbaru (15…

Seberapa Relevan Indopunk dari Pestolaer Bagi Generasi Punk Indonesia Kini?

Seberapa Relevan Indopunk dari Pestolaer Bagi Generasi Punk Indonesia Kini?

Album Indopunk Pestolaer: keberanian ekspresi, gaya…

Spotify Wrapped 2025: Siapa Saja 20 Top Artist Indonesia yang Paling Banyak Didengarkan?

Spotify Wrapped 2025: Siapa Saja 20 Top Artist Indonesia yang Paling Banyak Didengarkan?

Spotify Wrapped 2025 menampilkan deretan musisi Indonesia…