Dunia sinema kembali dihebohkan dengan kabar kembalinya sang legenda. Setelah belasan tahun sejak film pertamanya mendominasi box office, pembicaraan mengenai review film i am legend 2 kini menjadi topik hangat di kalangan pecinta genre post-apocalyptic. Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana mungkin karakter robert neville kembali setelah akhir yang tragis di film tahun 2007 tersebut? Jawabannya terletak pada keberanian sang sutradara dan penulis naskah untuk mengeksplorasi "Alternate Ending" yang selama ini hanya tersimpan di versi DVD.
Film sekuel ini bukan sekadar upaya nostalgia, melainkan sebuah ekspansi dunia yang lebih luas, lebih kelam, dan tentu saja lebih emosional. Dengan menggandeng nama besar seperti Michael B. Jordan untuk bersanding dengan will smith, film ini menjanjikan dinamika baru di tengah reruntuhan peradaban manusia yang sudah diambil alih oleh alam.
Mengapa I Am Legend 2 Memilih Alur Alternate Ending?
Satu hal yang paling krusial untuk dipahami sebelum menonton film ini adalah adanya "retcon" atau perubahan kontinuitas. Jika di versi bioskop film pertama kita melihat Neville mengorbankan diri dengan granat, I Am Legend 2 justru mengambil pijakan dari akhir alternatif di mana Neville menyadari bahwa para darkseekers ternyata memiliki kecerdasan sosial dan perasaan.
Keputusan ini diambil karena beberapa alasan mendasar:
-
Kedalaman Karakter: Memungkinkan Neville untuk hidup dengan rasa bersalah dan refleksi atas apa yang telah ia lakukan terhadap para darkseekers selama bertahun-tahun.
-
Kesesuaian dengan Novel: Versi ini jauh lebih mendekati esensi novel karya Richard Matheson, di mana judul "I Am Legend" merujuk pada Neville yang menjadi sosok menakutkan bagi spesies baru.
-
Peluang Cerita Baru: Tanpa Neville yang hidup, sulit untuk membangun keterikatan emosional yang sama kuatnya dengan film original.
Plot dan Latar Waktu: Puluhan Tahun Setelah Pandemi
Cerita dalam sekuel ini melompat cukup jauh dari lini masa film pertama. Kita tidak lagi melihat New York yang baru saja runtuh, melainkan sebuah dunia yang sudah benar-benar "hijau". Gedung-gedung pencakar langit yang tertutup tanaman merambat memberikan estetika visual yang menawan namun mencekam.