Beberapa poin menarik dari perkembangan ceritanya meliputi:
-
Evolusi darkseekers: Mereka bukan lagi sekadar monster lapar cahaya. Ada strata sosial, komunikasi, dan strategi yang membuat mereka jauh lebih berbahaya dari sebelumnya.
-
Kehadiran Karakter Michael B. Jordan: Karakternya membawa perspektif baru tentang bagaimana generasi penyintas muda memandang dunia yang hancur ini sebagai "normal baru".
-
Teknologi dan Survival: Kita akan melihat bagaimana sisa-sisa teknologi manusia dimanfaatkan secara kreatif untuk bertahan hidup di tengah keterbatasan sumber daya.
Review Visual dan Atmosfer Sinematik
Secara visual, I Am Legend 2 berhasil melampaui pendahulunya. Penggunaan CGI yang lebih halus membuat para darkseekers terlihat lebih nyata dan ekspresif. Jika dulu mereka tampak seperti animasi yang kaku, kali ini detail tekstur kulit dan pergerakan mereka sanggup membuat bulu kuduk berdiri.
Atmosfer yang dibangun masih mempertahankan kesunyian yang mencekam. Namun, ada tambahan elemen ketegangan psikologis. Penonton diajak untuk merenung: siapa sebenarnya monster di dunia ini? Apakah mereka yang berubah karena virus, atau manusia yang menolak untuk melepaskan masa lalu?
Beberapa aspek teknis yang patut diacungi jempol:
-
Sinematografi: Pengambilan gambar luas (wide shot) yang memperlihatkan kota-kota besar yang sunyi memberikan efek isolasi yang sangat kuat bagi penonton.
-
Sound Design: Suara desiran angin di antara bangunan kosong dan jeritan jauh di malam hari menciptakan teror tanpa perlu banyak jumpscare murahan.
-
Akting: will smith kembali menunjukkan kelasnya. Aktingnya kali ini lebih subtil, menggambarkan seorang pria yang lelah oleh waktu dan kesepian.