Secrita
Muncul dari Jerman, subgenre ini jauh lebih cepat dan lebih keras, seringkali melebihi 150 BPM. Hard Techno dikenal karena distorsi dan suara industri yang kuat, sementara Schranz (istilah dari Jerman) bahkan lebih agresif, menggunakan loop yang sangat pendek dan suara perkusi yang terdistorsi.
Subgenre yang menggabungkan struktur Techno yang repetitif dengan efek delay dan reverb yang dalam dari musik Dub Jamaika. Hasilnya adalah suara yang atmosferis, bergaung, dan seringkali sangat dalam (deep). Artis seperti Basic Channel adalah pionir utamanya, menciptakan irama yang terasa seperti berenang di bawah air.
Genre persilangan yang menggabungkan elemen ritme dan groove dari House Music (seperti off-beat hi-hats dan bassist yang lebih 'bernyanyi') dengan kedalaman dan tekstur suara Techno. Ini adalah salah satu subgenre yang paling populer di lantai dansa kontemporer.
Mengambil inspirasi dari musik Industrial (seperti Throbbing Gristle), subgenre ini menggunakan tekstur kasar, suara bising, drone yang gelap, dan perkusi yang terdengar seperti mesin pabrik. Artis seperti Perc atau Paula Temple mewakili suara Industrial Techno yang gelap dan tanpa kompromi.
Sejak kelahirannya di Detroit hingga dominasinya di klub-klub Berlin dan festival-festival besar dunia, Techno telah membuktikan dirinya lebih dari sekadar tren. Ia adalah genre yang secara inheren terkait dengan teknologi, dan karena teknologi terus maju, begitu pula Techno.
Techno, dengan segala turunannya, bukan hanya tentang menghasilkan musik; ia tentang menciptakan sebuah pengalaman: transendensi melalui pengulangan, euforia melalui ritme yang stabil, dan komunitas di tengah keramaian. Ketukan 4/4-nya yang tak pernah berhenti menawarkan irama stabil yang dibutuhkan dunia yang selalu berubah.