Hasilnya adalah munculnya artefak visual berbentuk bayangan aneh (ghosting) di sekitar garis crosshair atau musuh yang bergerak cepat. Visual yang buram di area penting ini tentu sangat mengganggu fokus saat bertarung jarak dekat.
Kapan Waktu yang Tepat Menggunakan Frame Generation?
Bukan berarti teknologi ini buruk secara keseluruhan. Frame Generation adalah inovasi luar biasa, tetapi peruntukannya memang bukan untuk semua jenis game.
-
Cocok Digunakan: Game petualangan tunggal (Single-Player / Story-Driven) yang santai seperti Cyberpunk 2077, The Witcher 3, Hogwarts Legacy, atau simulator penerbangan. Di game seperti ini, kehalusan visual jauh lebih diprioritaskan ketimbang respon refleks hitungan milidetik.
-
Sangat Hindari: Game multiplayer kompetitif, game tembak-menembak refleks tinggi (FPS/TPS), serta game aksi dengan mekanisme parry yang sangat ketat.
Cara Optimasi Game FPS Tanpa Mengorbankan Respon Kontrol
Jika kamu ingin performa game FPS milikmu tetap optimal dan lincah tanpa merusak respon aim, lakukan beberapa langkah optimasi dasar berikut:
-
Gunakan Upscaling Biasa Tanpa Frame Gen: Gunakan mode DLSS Quality, FSR Quality, atau XeSS. Fitur upscaling murni ini membantu menaikkan FPS dengan cara menurunkan resolusi internal tanpa menyisipkan bingkai buatan yang memicu latensi.
-
Aktifkan Nvidia Reflex atau AMD Anti-Lag: Fitur ini dirancang khusus untuk memotong jalur antrean rendering pada GPU sehingga latensi sistem berada di tingkat paling rendah.